“Hayo Kita Sekolah”: Sudah Siapkah Anak Anda Bersekolah Tatap Muka?

Twitter
Lia Sutisna Latif, M.Psi., Psikolog.
11 January 2022

Imbas pandemik Covid-19 memengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia, baik dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Banyak gangguan dan hambatan-hambatan yang bermunculan pada kehidupan sehari-hari anak. Anak mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial secara luwes ketika bertemu dengan teman dan gurunya, terbiasa bersekolah didampingi orang tua selama sekolah daring namun saat di kelas hanya dengan teman dan guru yang dikenal virtual selama ini. Atau bahkan pemahaman anak terhadap konsep-konsep pelajaran jadi lebih sulit karena selama ini anak hanya sebatas memahami suatu konsep secara virtual. Misalnya anak-anak memahami hewan kupu-kupu sebatas yang dilihatnya lewat tayangan video daripada melihat langsung di kebun sekolah.

Anak mengalami banyak perubahan dalam segala aspek kehidupannya, seperti aktivitas sekolah, kehidupan berteman dan bermain, hingga emosi anak. Seperti menjadi cepat marah, mudah stress dkarenakan dunia belajar anak dirasa sangat sempit, yakni hanya ruang belajar dan gawai. Anak menjadi sulit untuk ekplorasi hal-hal apa saja yang terjadi di luar rumah atau di sekolah, walau anak sebenarnya bisa saja menyaksikan lewat video secara virtual, namun hal ini akan dirasakan berbeda oleh anak. Sentuhan-sentuhan anak terhadap objek belajar menjadi berkurang sehingga anak menjadi kurang sensitif dalam mempelajari karakteristik suatu objek seperti bagaimana melihat secara dekat binatang serangga, bagaimana mengenal tanaman yang menghasilkan buah dan lain sebagainya.

Dari segi waktu, sekolah daring memanglah sangat praktis dan lebih sedikit dibandingkan sekolah tatap muka. Orang tua tidak perlu repot membangunkan anak lebih pagi sebelum jam sekolah dimulai terlebih jika jarak tempuh rumah dan sekolah cukup jauh, dan orang tua tidak perlu terburu-buru menyiapkan sarapan dan bekal makan siang anak.

Namun di sisi lain, anak juga membutuhkan suasana dan rutinitas yang pada umumnya dialami anak sebelum masa pandemik berlangsung. Anak dapat belajar di luar kelas, berolah raga bersama dengan guru dan teman-temannya sehingga sangat memungkinkan intensitas dan waktu untuk bersosialisasi saat sekolah tatap muka jauh lebih lama dibandingkan dengan sekolah daring.

Ketika sekolah sudah mulai membuka kembali untuk pertemuan tatap muka, aktivitas dan rutinitas di sekolah juga mengalami perubahan dari biasanya, misalnya adanya tambahan waktu pengecekan suhu tiap masuk ke sekolah, wajib cuci tangan dan menggunakan masker dan baru dapat memulai pelajarannya. Rutinitas dan aktivitas ini akan menjadi rutinitas baru untuk anak dan biasanya anak akan cepat mempelajari kebiasaan-kebiasaan baru.

Namun ada pula kemunculan hal lain yang dianggap tidak biasanya atau terbilang kurang luwes dari biasanya, yakni anak harus membiasakan diri untuk menjaga jarak dengan guru dan teman-temannya, yang mana hal ini sulit sekali dikontrol anak-anak ketika mereka harus bermain atau berinteraksi dengan teman-temannya. Anak-anak cenderung menikmati kebersamaan dengan teman-temannya tanpa cela atau jarak sedikitpun, tapi selama pandemik ini, anak harus mampu mengontrol dirinya untuk tidak teralu dekat secara fisik dengan guru dan teman-temannya.

Transisi bersekolah dari sekolah daring (online school) menjadi sekolah tatap muka (onsite learning) merupakan tantangan ekstra orang tua selama pandemik. Tidak semua anak terlihat begitu bergembira ketika akan memulai sekolah atau pergi ke sekolah dikarenakan anak sudah terbiasa dan nyaman bersekolah daring (online learning).

Berikut adalah beberapa tips untuk para orang tua membantu anak dalam mempersiapkan sekolah tatap muka, antara lain:

Pendampingan Orang Tua

Kehadiran dan pendampingan orang tua pada awal minggu masuk sekolah tidak perlu dihindari, terlebih jika anak merasa “asing” atau takut dengan lingkungan sekolah yang selama ini belum dikunjungi atau merasa takut bertemu dengan guru atau bahkan temannya. Kehadiran orang tua memberikan efek menenangkan pada anak, jadi orang tua perlu menemani dan mendampingi anak saat anak mulai masuk sekolah.

Tambahan Waktu Sebelum Jam Sekolah

Orang tua perlu meluangkan waktu sekitar 15-20 menit sebelum jam sekolah dimulai dengan menemani anak berkeliling sekolah (school tour). Ini berguna agar anak tidak merasa canggung dengan lingkungan di sekitarnya.

Penjelasan Aktivitas Baru

Orang tua perlu memberikan informasi di awal mengenai protokol kesehatan selama di sekolah, yakni pengecekan suhu badan,mencuci tangan dan memakai masker. Untuk anak yang mudah takut bertemu dengan teman sebaya atau guru yang mengenakan masker, orang tua dapat menjelaskan bahwa aktivitas-aktivitas baru tersebut dilakukan demi kesehatan masing-masing.

Perkenalan dengan Guru atau teman

Untuk menghindari perasaan takut, menghindar atau khawatir, orang tua dapat memperkenalkan anak dengan wali kelas atau gurunya sebelum jam sekolah tiba.

Kenali anak jika mudah stress

Orang tua perlu peka dan mengenal jika anak merasa stress, tertekan atau takut ketika diajak untuk masuk sekolah tatap muka. Tidak masalah jika orang tua atau guru memberikan waktu “sendiri” untuk menenangkan emosinya dan memberi kesempatan anak untuk mengobservasi aktivitas di kelasnya. Bantuan dari konselor sekolah juga akan memberikan kontribusi yang baik untuk anak-anak sekolah yang akan memulai sekolah tatap muka. Orang tua atau guru dapat meminta bantuan konselor untuk membantu mengatasi stress atau kekhawatiran anak selama di sekolah.

Ciptakan Komunikasi yang Tulus dan Terbuka

Dukung anak-anak untuk mengekspresikan opini dan pendapat mereka tentang proses belajar yang dialami mereka selama ini (Pamela, 2021), termasuk kelebihan atau minat terhadap pelajaran tertentu atau bahkan mengenai kesulitan yang dialaminya. Ciptakan atmosfir komunikasi terbuka di mana anak merasa nyaman untuk mengekspresikan apa yang menjadi kesukaannya maupun yang menjadi ketidaknyamannya.

Dengan tips di atas diharapkan dapat membuka gambaran pada orang tua untuk mengambil langkah yang tepat saat anak memulai sekolah tatap muka pertama kali. Yang terpenting adalah pendampingan orang tua dalam memberikan dukungan secara emosional agar anak merasa percaya diri dan siap untuk bersekolah tatap muka tanpa perasaan takut. Selamat bersekolah!

Referensi

Pamela, L. (2021). How to Motivate Child to Study. www.parentingforbrain.com

Unicef (2021). Supporting your child’s mental health during Covid-19 school returns: How parents can help their children navigate their feelings during school reopenings. www.unicef.org

Centers for disease control and prevention. Covid-19 Pandemic: Helping Young Children and Parents Transition Back to School. www.cds.gov

Baca Juga Article Lainnya

Bermain Vs Belajar: Haruskah Selalu Berlawanan? Pentingnya Bermain Untuk Meningkatkan Kesiapan Belajar

Amanda Margia Wiranata, S.Psi., M.Si., Psikolog

Are We Ready?: Terapkan Enam Strategi Ini Untuk Dukung Kesiapan Si Kecil Kembali Ke Sekolah

Grace Eugenia Sameve, M.A, M.Psi, Psikolog

Mencintai Anak Dengan Bahasa Cinta

Amanda Margia Wiranata, S.Psi., M.Si., Psikolog

34 Komentar

Aninah Malqueen

Terimakasih Infonya...ilmu Sangat Bermanfaat Sekali

Afri Puspitasari

Terimakasih Lotte Chocopie

Gabriela Sabatini

Yaya Baru Berusia 4 Tahun Dan Belum Saya Masukkan Ke Sekolah Formal,jadi Saat Ini Saya Menunda Nya Untuk Daftar Sekolah. Selain Biaya Yg Cukup Besar Tetapi Masih Sebagian Besar Daring Jadi Menurut Saya Kurang Efisien. Insyaallah Diusia 5 Tahun Sudah Bisa Masuk TK Dan Semoga Pandemi Segera Berlalu ❤️❤️

Rubi Robinson

Artikel Yang Sangat Bermanfaat Sekalu

Maya Maulida Pdsa

Artikel Nya Sangat Membantu Sekali Dan Sangat Bermanfaat Terimakasih 🥰

Bunda Wanti

Terimakasih Artikelnya Sangat Membantu

Rinda Dwi Elyas

Terimakasih Ilmunya Sangat Bermanfaat Dan Juga Menambah Wawasan Saya Untuk Mengerti Tentang Anak.

Widarno Widarno

Artikel Ini Sangat Bagus Sekali Karena Sekarang Sudah Dimulai Sekolah Tatap Muka Dan Informasi Yang Diberikan Sangat Penting Untuk Tetap Menjaga Prokes Pada Saat Anak Sekolah Tatap Muka

Masha Nuriel Alice Sulistya

Ilmu Nya Sangat Bermanfaat, Dalam Menghadapi Anak Mulai PTM Kembali,

Nafla Syakira

Sangat Bermanfaat .. Terimakasih Sekali

Uning Ajalah

Artikelnya Luar Biasa Manfaat Bgt.. TriMakasih @lotte Chochopie Dan Bunda Lia Sutisna Latif...

Khoirunniswa

Terimakasih Infonya Sangat Bermanfaat Anakku Tahun Ini Udah Mau Masuk Sekolah Seneng Nya

My Name Kynka

Terimakasih Untuk Info Nya, Sangat Bermanfaat Sekali Untuk Saya Dan Anak Saya Dalam Kesiapan Menghadapi Anak Yang Sudah Mulai PTM Lagi.

Maryati

Artikel Yg Sangat Bermanfaat Terimakasih Ibu Lia... Pembelajaran Tatap Muka Ini Sangat Di Nantikan Oleh Guru Mau Pun Murid... Namun Di Situasi Skrg Ini Pendampingan Orang Tua Jg Berperan Penting Agar Tetap Berjalan Lancar Dan Tetap Sehat. Prokes Jangan Kendor Taati Jangan Teledor... Semoga Segera Membaik Tetap Edukasi Anak2 Yu Ntul Taati Prokes

Maryati

Artikel Yg Sangat Bermanfaat Terimakasih Ibu Lia... Pembelajaran Tatap Muka Ini Sangat Di Nantikan Oleh Guru Mau Pun Murid... Namun Di Situasi Skrg Ini Pendampingan Orang Tua Jg Berperan Penting Agar Tetap Berjalan Lancar Dan Tetap Sehat. Prokes Jangan Kendor Taati Jangan Teledor... Semoga Segera Membaik Tetap Edukasi Anak2 Untuk Taati Prokes

Linda Safitri

Terimakasih Sekali Atas Informasinya Dan Tipsnya. Sangat Bermanfaat Sekali. Saya Merasa Terbantu Sekali Dengan Artikel Ini. Semoga Bisa Saya Terapkan Dan Saya Bisa Lebih Sabar Dalam Memberikan Pengertian Kepada Anak Saya, Agar Anak Saya Bisa Lebih Cepat Mengerti Dan Memahami Didalam Situasi Ini.

Linda Safitri

Terimakasih Sekali Atas Informasinya Dan Tipsnya. Sangat Bermanfaat Sekali. Saya Merasa Terbantu Sekali Dengan Artikel Ini. Semoga Bisa Saya Terapkan Dan Saya Bisa Lebih Sabar Dalam Memberikan Pengertian Kepada Anak Saya, Agar Anak Saya Bisa Lebih Cepat Mengerti Dan Memahami Didalam Situasi Ini.

Jupri Yanti

Alhamdulillah Untung Baca Artikel Ini,. Pas Banget Aku Lagi Galau Karena Anakku Sama Sekali Tidak Mau Berangkat Sekolah Lagi, Tipsnya Akan Saya Pakai, Semoga Membuahkan Hasil. Terimakasih Banyak Tipsnya

Arfiyyah

Masha Allah Sungguh Artikel Yg Sangat Bermanfaat Dan Tips Yg Bisa Di Aplikasikan Sehari Hari Terima Kasih Bu Lia Terimakasih LCP 🤗😇

Pisces Blue

Betul Sekali, Persiapan Untuk Mulai Sekolah Tatap Muka Kadang Membuat Khawatir Karena Covid19 Belum Sepenuhnya Selesai. Namun, Anak Saya Sudah Terbiasa Untuk Melakukan Prokes Dasar Seperti Pakai Masker Dan Sering Cuci Tangan, Semoga Semua Kembali Baik Baik Saja.

Bunda Ibam

Terimakasih Ibu , Artikel Yang Sangat Bermanfaat.

Wiwik Mardiyanti

Artikelnya Sangat Bermanfaat

Widia Widayanti

Terimakasih Sekali Ibu , Artikelnya Sangat Bermanfaat Sekali Bagi Saya Selaku Orang Tua Yg Hari Senin Besok Anak Saya Akan Kembali Bersekolah Tatap Muka, Semoga Berbagi Tips Nya Bisa Saya Terapkan Pada Anak Saya Supaya Dia Bisa Lebih Nyaman , Serta Memahami Situasi Yg Sedang Terjadi Saat Ini.

Ifa Novita

Terimakaaih Ibu Lia Untuk Informasi Artikel Dan Tipsnya,sangat Membantu Saya Sebagai Ibu Yang Memilik Anak Baru Mulai Sekolah Dimasa Pandemi Ini. Awalnya Saya Khawatir Saat Anak Mulai Sekolah Tatap Muka,karena Bisa Dibilang Lingkungan Sekolah Adalah Lingkungan Baru Untuk Sikecil. Yang Awalnya Belajar Hanya Didampingi Ibunya Saja,tapi Kini Sikecil Harus Belajar Dengan Guru Dan Teman-teman Barunya Meskipun Ada Beberapa Teman Yang Sudah Ia Kenal. Tadinya Saya Juga Bingung Bagaimana Caranya Membantu Anak Dalam Mempersiapkan Sekolah Tatap Muka. Setelah Membaca Artikel Ini Saya Jadi Terbantu Sekali Dan Akan Mencoba Memberi Pemahaman Kepada Sikecil Agar Lebih Mengerti Dan Memahami Situasi Ini Juga Untuk Tetap Mematuhi Prokes Baik Saat Disekolah,dirumah,atau Pun Diluar Rumah. Semoga Keadaan Segera Membaik Jangan Pernah Kendor Untuk Mentaati Prokes.

Febriana Primasari

Anak-anak Sudah Siap Bersekolah Untuk Ketemu Teman Dan Ibu Guru. Kasihan Kalau Lama-lama Dirumah. Semoga Ini Lekas Membaik Dan Berjalan Normal. Ayoo Semangat Sekolah. Tetap Prokes.

Istia Budiarti

Trimakasih Ibu Lia, Artikelnya Sangat Bermanfaat Sekali ❤️

Siti Maulidinia Rachmah

Artikel Yg Sangat Bagus... Para Guru Dan Anak Murid Pasti Sudah Mendambakan Sekolah Normal Lagi...bisa Berinteraksi Satu Sama Lainnya...anak" Senang Bertemu Teman"nya..dan Para Gurupun Bahagia Bisa Melihat Perkembangan Anak Didiknya Selama Pandemi....

Siti Maulidinia Rachmah

Artikel Yg Sangat Bagus... Para Guru Dan Anak Murid Pasti Sudah Mendambakan Sekolah Normal Lagi...bisa Berinteraksi Satu Sama Lainnya...anak" Senang Bertemu Teman"nya..dan Para Gurupun Bahagia Bisa Melihat Perkembangan Anak Didiknya Selama Pandemi....

Fita Wahyuni

Menurut Saya Anak Harus Sudah Siap Untuk Belajar Tatap Muka.karena Bagaimanapun Pendidikan Itu Juga Penting,tapi Dengan Catatan Tetap Mematuhi Prokes Dengan Ketat.karena Kita Tahu Kalau Anak2 Mungkin Masih Belum Mengerti Sepenuhnya Dengan Pandemi Ini.Terimakasih Artikelny Ibu Lia,sangat Bermanfaat Dan Membantu

Nuraeni

Terimakasih Bu Lia, Artikelnya Sangat Bermanfaat Untuk Saya Khususnya Dan Untuk Ibu2 Pada Umumnya, Walaupun Awalnya Agak Susah Diajak Sekolah Lagi Karena Sudah Terbiasa Dengan Sekolah Online Tapi Kelamaan Anak Jadi Senang Kembali Karena Bisa Bertemu Lagi Dengan Kawan2nya Dan Berinteraksi Seperti Dulu Lagi, Yang Penting Prokesnya Aja Lebih Diterapkan Di Sekolah Agar Semua Menjadi Lebih Tenang, Aman Dan Nyaman Proses Belajar Dan Mengajarnya.

Nuraeni

Cucu Sri Dewi

Artikel Nya Sangat Bagus Bu Terimakasih 💝 Memang Jauh Lebih Baik Pembelajaran Tatap Muka Dari Pada Daring .. Dan Menurut Saya Anak Jauh Lebih Memahami Belajar Tatap Muka Ke Timbang Belajar Bersama Para Ortu D Rumah ... Semoga Normal Trus Belajar Tatap Mukanya ..

Ameera Nur Yasmin

Alhamdulillah Akhirnya Sekolah Tatap Muka Sudah Mulai Berjalan Disekolah Anak Saya. Seneng Banget Rasanya, Anak Anak Jadi Bisa Bersosialisasi Bersama Guru Dan Teman Temannya Dn Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan ❤️❤️ Senang Rasanya Menambah Ilmu Dengan Adanya Artikel Diatas. Supaya Kita Tetap Waspada Dn Tetap Jaga Kesehatan Selama Anak Belajar Tatap Muka. Terimakasih 🙏🏻🙏🏻

Dwi Jayanti

Tips Yg Sangat Bermanfaat Sekali Buatku Sebagai Orangtua Yg Punya Anak Seperti Anaku Yg Mau Ptm 100%. Terimakasih Bu